BAB 5: Peta yang Nyambung: Sistem Koordinat dan UTM
#Studi kasus: "Luasnya kok kecil sekali?"
Analis Muda memuat batas KPH dari kantor lain. Tabelnya menyebut luas 0,0000032. Padahal petak itu 4 hektare. Kepala Seksi mengernyit, "Ada yang salah dengan petanya." Penyebabnya bukan salah hitung. Petanya memakai satuan derajat, bukan meter. Bab ini mengajarkan cara mengenali dan memperbaikinya.
#Konsep: sistem koordinat dalam tiga kalimat
Bumi itu bulat, sedangkan layar datar. Sistem koordinat (CRS) adalah aturan yang mengubah letak di bumi menjadi angka di peta, seperti alamat yang menentukan rumah di kota. Bila dua peta memakai aturan berbeda, keduanya tidak nyambung, seperti dua orang yang memberi alamat dengan format berbeda.
Istilah baru bab ini:
- CRS (Coordinate Reference System): sistem koordinat.
- Koordinat geografis (derajat): bujur dan lintang, contoh WGS 84 (EPSG:4326).
- Koordinat proyeksi (meter): letak di bidang datar, contoh UTM.
- UTM: proyeksi yang membagi bumi menjadi zona selebar 6 derajat.
- Reproject: mengubah data dari satu CRS ke CRS lain.

#UTM di Indonesia
Indonesia terbentang melintasi zona UTM 46 sampai 54. Zona nomor n mencakup bujur dari -180 + 6(n-1) sampai -180 + 6n derajat. Contohnya zona 49 mencakup 108° sampai 114° Bujur Timur. Tambahkan huruf N (utara khatulistiwa) atau S (selatan). Kode EPSG-nya 326xx untuk utara dan 327xx untuk selatan, dengan xx adalah nomor zona. Jadi UTM zona 49S memiliki kode EPSG:32749.

Area KPH Contoh berada di sekitar bujur 109,31° dan lintang -0,03°. Letaknya di zona 49, tepat di selatan khatulistiwa, jadi memakai EPSG:32749.
#Angka dari data latihan
Berkas Batas_KPH_derajat.gpkg berisi batas yang sama dengan Batas_KPH.gpkg, tetapi berkoordinat derajat (EPSG:4326).
| Ukuran | EPSG:32749 (meter) | EPSG:4326 (derajat) |
|---|---|---|
| Luas KPH Alpha | 40.000 m² = 4,00 ha | 0,0000032494 derajat² |
| Luas KPH Beta | 40.000 m² = 4,00 ha | 0,0000032494 derajat² |
| Luas KPH Gamma | 80.000 m² = 8,00 ha | 0,0000064988 derajat² |
Satu derajat bukan jarak yang tetap, jadi derajat² tidak cocok untuk luas lahan. Pekerjaan ukur-mengukur (luas, panjang, jarak) sebaiknya memakai koordinat meter.
#Bagian A: QGIS
#Bagian A: Memeriksa dan memperbaiki CRS di QGIS
- Tambahkan
Batas_KPH_derajat.gpkgdanBatas_KPH.gpkg. - Lihat tombol CRS di kanan bawah status bar. Tombol itu menampilkan CRS proyek.
- Klik kanan layer
Batas_KPH_derajat, pilih Properties, lalu buka tab Information. Lihat baris CRS. Anda menemukanEPSG:4326. - Atur CRS proyek: Project ► Properties…, tab CRS. Pilih EPSG:32749 - WGS 84 / UTM zone 49S. Klik OK.
- Untuk mengubah data ke CRS lain, buka Processing ► Toolbox, cari Reproject layer. Isi Input layer dengan
Batas_KPH_derajat, Target CRS dengan EPSG:32749, lalu klik Run. Hasilnya layer baru berkoordinat meter. [CEK: nama alat dalam bahasa Inggris] - Buka atribut layer hasil. Hitung luas dengan kalkulator field, atau cek di Properties ► Information. Hasilnya kembali ke 4 hektare.
#Bagian B: ArcGIS Pro
#Bagian B: ArcGIS Pro
- Tambahkan
Batas_KPH_derajat.gpkg. - Klik kanan peta (nama peta di panel Contents), pilih Properties, lalu buka tab Coordinate Systems. Di sana Anda melihat dan mengatur CRS peta.
- Untuk mengubah data ke CRS lain, pakai alat Project (Data Management Tools ► Projections and Transformations ► Project). Pilih CRS WGS 1984 UTM Zone 49S. [CEK: nama CRS di daftar]
#Bagian C: ArcMap 10.8
#Bagian C: ArcMap 10.8
- Tambahkan
Batas_KPH_derajat.gpkg(atau Shapefile ekuivalennya). - Klik kanan data frame (biasanya bernama Layers) di Table of Contents, pilih Properties, lalu buka tab Coordinate System.
- Untuk mengubah data ke CRS lain, pakai alat Project di ArcToolbox (Data Management Tools ► Projections and Transformations). [CEK]
#Cek paham
- Mengapa luas di koordinat derajat tidak cocok untuk lahan?
- Zona UTM berapa yang meliputi bujur 109,3° Timur? Berapa kode EPSG-nya bila di selatan khatulistiwa?
- Apa beda Set CRS dengan Reproject?
Jawaban:
- Satu derajat bukan jarak tetap dan hasilnya derajat², bukan meter². Lahan butuh satuan meter.
- Zona 49 (108° sampai 114° BT). Di selatan: EPSG:32749.
- Set CRS mengganti label saja. Reproject menghitung ulang koordinat ke CRS lain.
#Kesalahan umum
- Memakai Set CRS padahal perlu Reproject. Data bergeser jauh dari lokasi sebenarnya. Perbaiki dengan mengembalikan label CRS yang benar, lalu Reproject.
- Mengukur di koordinat derajat. Hasilnya tidak bermakna untuk lahan. Reproject ke UTM dulu.
- Salah zona UTM. Pilih zona sesuai bujur lokasi (Indonesia: zona 46 sampai 54), dan huruf N atau S sesuai belahan bumi.
#Ringkasan dan latihan
Ringkasan: CRS adalah "alamat" peta. Derajat untuk letak, meter untuk ukur. Indonesia memakai UTM zona 46 sampai 54. Reproject mengubah koordinat, Set CRS hanya mengganti label.
Latihan: bila lokasi kerja Anda ada di bujur 125° Timur dan di utara khatulistiwa, tentukan zona UTM dan kode EPSG-nya. (Petunjuk: zona 51, EPSG:32651.)
#Tabel perbandingan: mengatur CRS
| Tugas | QGIS | ArcGIS Pro | ArcMap 10.8 |
|---|---|---|---|
| Lihat CRS peta | Tombol CRS di status bar | Properties peta ► Coordinate Systems | Data Frame Properties ► Coordinate System |
| Atur CRS proyek | Project ► Properties ► CRS | Properties peta ► Coordinate Systems | Data Frame Properties ► Coordinate System |
| Ubah koordinat data | Reproject layer | Alat Project | Alat Project |
| Ganti label saja | Layer ► Set CRS of layer(s) | Alat Define Projection [CEK] | Alat Define Projection [CEK] |